Selasa, 12 Juni 2012

PENYAKIT MATA GLOUKOMA

GLAUKOMA









Glaukoma ditandai dengan pandangan yang mulai kabur dan berkurangnya pandangan ke samping (lebar penglihatan berkurang). Jika ditangani dengan baik, sebelum terjadi kerusakan pada retina dan saraf mata, maka masih ada kesempatan untuk kembali membaik. Namun jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kebutaan. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Penyebab
Didalam bola mata bagian depan terdapat cairan jernih yang disebut humor akuwos. Cairan ini dengan teratur akan mengalir dari tempat pembentukan kesaluran luarnya. Tekanan tinggi disebabkan karena produksi cairan bola mata (humor akuwos) yang berlebihan, atau dapat juga apaila saluran pembuangan keluar yang disebut jaringan trabekula tersumbat.

Mekanisme terjadinya Glaukoma
§   Aliran humor akuwos lemah
§   Tekanan bola mata tinggi/ Glaukoma
§   Kerusakan saraf penglihatan
§   Kehilangan penglihatan menetap

Macam-macam Glaukoma
ü  Glaukoma Primer Dewasa Sudut tertutup 
1.        Akut
2.        Kronis Sudut terbuka Kongenital

ü  Glaukoma Sekunder
Glaukoma ini disebabkan bilik mata depan rusak, sehingga menyebabkan tekanan bola mata tinggi karena berbagai macam penyakit yang tidak ditangani, seperti katarak, dan peradangan atau pemakaian tetes mata / zalf Kortikosteroid yang berlebihan.

Gejala
ü  Glaukoma Akut
Gejala cukup berat, sakit mata mendadak, penglihatan kabur, mata merah, disertai dengan sakit kepala, serta mual atau muntah. Pada umumnya penderita memerlukan pertolongan darurat untuk sakit kepalanya dan mengabaikan keluhan mata.

ü  Glaukoma Kronis
Penyakitnya lebih tenang, tanpa sakit kepala, sehingga penderita tidak merasakan adanya kehilangan penglihatan sedikit demi sedikit. Awalnya kehilangan penglihatan malam dan tepi, sedang penglihatan lurus dan dekat masih baik. Umumnya penderita tidak menghiraukan penglihatannya, sehingga memburuk sampai buta.

Deteksi
Pemeriksaan oleh dokter spesialis mata secara teratur adalah jalan terbaik untuk deteksi dini Glaukoma secara dini. Pemeriksaan mata yang dilakukan:
§   Mengukur tekanan bolamata (dengan tonometer aplanasi / schiotz)
§   Melihat sudut bilik depan mata (dengan goniolens)
§   Memeriksa lapang pandangan (dengan perimetri) 

Penanganan
Tujuan penanganan adalah untuk menurunkan tekanan bola mata dan mencegah kerusakan saraf penglihatan. Penaganan tergantung jenis Glaukoma, mungkin dengan:
§   Obat-obatan (lokal mata atau sistemik dengan diminum atau injeksi intravena)
§   Operasi untuk memperlancar aliran humor akuos, atau
§   Dengan laser

Tidak ada komentar:

Posting Komentar